Kamu Ingin Menggunakan Iklan Video untuk Bisnis? Ini yang Harus Kamu Ketahui! – Global Business Marketing

Bila kamu memiliki sebuah perusahaan bisnis, kamu tidak perlu menggali lebih dalam untuk memahami mengapa iklan video menjadi kekuatan dominan dalam dunia pemasaran digital. Seiring berjalannya waktu, rentang perhatian berkurang sampai pada titik di mana konsumen dapat menatap layar kecil phone mereka selama berjam jam sepanjang hari rata rata. Caranya dapat dengan membuat konsep, membuat, dan menyebarluaskan iklan video electronic kamu akan memiliki dampak yang signifikan terhadap ROI pemasaran kamu sekarang dan di masa depan. Kemampuanmu untuk terhubung dengan pembeli melalui konten visual mungkin saja membentuk dasar hubungan antara mereka dan merekmu. Ini bukan imajinasi: menjelajah web sekarang ini pada dasarnya seperti menonton kumpulan video tanpa akhir yang diulang secara bersamaan.

Pada semua jenis situs web – dari platform sosial, organisasi berita, hingga laman perusahaan – ahli strategi digital menggunakan jumlah konten video yang luar biasa untuk audiens mereka yang mengkonsumsi dengan sesuka hati. Baik itu dalam bentuk konten pendidikan, laporan, hiburan, atau iklan, perusahaan mulai memahami fakta bahwa video berkualitas tinggi memiliki kemampuan untuk melibatkan pengguna pada tingkat yang lebih dalam. Situs situs modern yang ada sekarang digerakkan oleh video dengan cara luar biasa dikarenakan perkembangan perangkat seluler pribadi dan koneksi internet berkecepatan tinggi yang selalu dapat diandalkan. Meskipun iklan video digital dapat efektif untuk semua jenis organisasi, itu tidak berarti kamu bisa langsung mempraktikan format ini dengan sembarangan. Karena konsumen sekarang terpapar dengan begitu banyak iklan video setiap saat, mereka menjadi mahir dalam mengenali kapan sebuah video berkualitas buruk. Iklan video yang menarik dan dihasilkan dengan baik dapat menjadi awal hubungan pelanggan jangka panjang, tetapi iklan yang berkualitas buruk akan menyebabkan mereka mengaitkan merekmu secara negatif.

Pengguna Facebook telah terbiasa dengan timeline mereka yang diisi dengan video yang secara otomatis terputar dari berbagai sumber. Pengguna Instagram dan Snapchat juga dapat menghabiskan waktu yang lama hanya dengan menonton video yang terus bergulir. Ketika kamu memberikan iklan melalui konten video dari seseorang yang diikuti oleh audiens perusahaanmu, akan meningkatkan kemungkinan bahwa mereka akan terlibat dengan cepat dan kemudian menonton seluruh iklan.

See also  How Much Traffic Do You Need to Earn on AdSense?